Batasan dan fokus ma’rifatullah

Ma’rifah secara bahasa berasal dari kata dasar ‘arofa-ya’rifu yang berarti mengetahui, memahami, mengenal. Ma’rifatullah berarti mengenal Allah. Yang dimaksud mengenal Allah bukanlah dalam hal dzat-Nya, karena manusia tidak memiliki kemampuan (potensi) untuk mengenal dzat Allah tersebut. Upaya untuk mengenal dzat Allah adalah suatu yang sia-sia dan dapat menyesatkan. Itulah sebabnya mengapa Islam melarang manusia memikirkan tentang dzat Allah, dan sebaliknya memerintahkan untuk memikirkan ciptaan dan ayat-ayat-Nya, “Tafakur lah tentang ciptaan Allah dan janganlah bertafakur tentang Dzat Allah”. “Tafakur lah tentang ciptaan Allah dan janganlah tafakur tentang dzat Allah niscaya kalian akan celaka” “Tafakurlah tentang ayat-ayat Allah, janganlah bertafakur tentang Allah karena sesungguhnya kalian belum mengenal Allah dengan sebenar-benarnya.”

Jadi jelas bahwa  hakikat Dzat Allah bukan menjadi wilayah kewajiban manusia untuk mengenalinya.

Pengertian  Ma’rifatullah juga bukan sebatas mengenal sifat, asma dan af’aliyah Allah semata, tetapi yang prinsip adalah mengenal seluruh eksistensi Allah tersebut serta perwujudan aplikatif nya dalam kehidupan syar’I manusia. Karena dalam prakteknya seringkali terpisah antara mengenali eksistensi Allah  secara takwini dengan memahami eksistensi Allah secara syar’i. akibatnya terjadi pemilihan dan pemisahan antara din takwin dan din tasyri’. Artinya eksistensi Allah hanya dipahami sebatas ilmu (teoritis dan tamanni) dan bersifat subyektif tanpa mengaitkannya secara berkesinambungan ke dalam realitas kehidupan manusia dengan segala aspeknya, dimana Allah harus mewujud sebagai sumber dan pusat dari aspek-aspek kehidupan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: